Sumber: Tafsir Mimpi Hebat (Ibn Sirin)
Jalan dalam mimpi adalah syariat, agama, dan profesi. Jalan yang lurus dan lebar menunjukkan tauhid, sunnah, dan kelapangan rezeki. Jalan yang sempit dan berliku menunjukkan bid'ah, kesesatan, dan kesempitan hidup. Barangsiapa melihat bahwa ia tersesat dari jalan, ia akan tersesat dari kebenaran dan jatuh ke dalam kebingungan.
Sumber: Ta'thir al-Anam fi Ta'bir al-Manam (Al-Nabulsi)
Jalan menunjukkan usaha dalam mencari rezeki. Jalan buntu menunjukkan kesesatan dan kesulitan. Barangsiapa melihat bahwa ia memperbaiki jalan, ia mengajak orang kepada kebaikan. Barangsiapa menemukan dirinya di persimpangan jalan, ia akan jatuh ke dalam kebingungan dalam urusannya atau bid'ah dalam agamanya.
Sumber: Al-Isyarat fi 'Ilm al-'Ibarat (Ibn Syahin)
Jalan ditafsirkan sebagai perbuatan. Yang lurus adalah perbuatan baik, dan yang berliku adalah perbuatan buruk. Barangsiapa melihat dua jalan di depannya dan memilih salah satunya, ia akan memilih antara dua urusan duniawi atau agama. Jalan yang tidak dikenal adalah perjalanan jauh atau urusan yang berisiko.
